Tahap Perkembangan Industri Pada saat Revolusi Industri

Pada akhir abad pertengahan kota-kota di Eropa berkembang sebagai pusat kerajinan dan Perdagangan. Warga kota (kaum borjuis) yang merupakan warga berjiwa bebas menjadi tulang punggung perekonomian kota. Mereka bersaing secara bebas untuk kemajuan dalam perekonomian.
1. Tahap-tahap Perkembangan Industri
Pertumbuhan kerajinan menjadi industri melalui beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut.
1) Domestic System
Tahap ini dapat disebut sebagai tahap kerajinan rumah (home industry). Para pekerja bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Bahkan, kerajinan diperoleh dari pengusaha yang telah selesai dikerjakan dan disetorkan kepadanya. Upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan. Dengan cara kerja yang demikian, majikan yang memiliki usaha hanya membayar tenaga kerja atas dasar prestasi atau hasil kerja.
2) Manufacture
Setelah kerajinan industri semakin berkembang diperlukan tempat khusus untuk bekerja agar majikan dapat mengawasi dengan baik cara bagaimana proses pengerjaan dan mutu produksinya. Sebuah manufaktur (pabrik) dengan puluhan tenaga kerja didirikan dan biasanya berada di bagian belakang rumah majikan. Rumah bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan sebagai toko untuk menjual produknya. Hubungan majikan dengan pekerja (buruh) lebih akrab karena tempat kerjanya menjadi satu dan jumlah seluruhnya masih sedikit. Barang-barang yang dibuat kadang-kadang juga masih berdasarkan pesanan.
3) Factory System
Tahap sistem Factory (pabrik) sudah merupakan industri yang menggunakan mesin. Tempatnya di daerah industri yang telah ditentukan, bisa di dalam atau di luar kota. Tempat tersebut untuk tempat kerja, sedangkan majikan tinggal di tempat lain. Demikian juga toko tempat pemasaran hasil industri diadakan di tempat lain. Jumlah tenaga kerjanya (buruh) sudah puluhan bahkan ratusan. Dan barang-barang produksinya siap untuk dipasarkan.
2. Berbagai Macam Penemuan pada Masa Revolusi Industri
Perkembangan Revolusi Industri di Inggris ditandai dengan penemuan mesin-mesin yang berguna bagi dunia industri. James Watt Pada 1763 menemukan mesin uap. Hasil temuannya itu lebih efektif dan lebih efisien dibandingkan dengan penemuan Thomas Newcomen. Temuan Newcomen hanya berupa mesin yang dapat memompa air yang menggenang di tambang-tambang batu bara dan masih menggunakan tenaga manusia. Dengan demikian, temuan James Watt dapat digunakan di pabrik-pabrik dengan lebih efisien pada kala itu. Awalnya pabrik-pabrik sangat bergantung pada tenaga air. Oleh karena itu, pabrik harus didirikan di dekat sungai. dengan menggunakan bahan bakar batu bara. Mesin uap temuan James Watt, menyebabkan pabrik-pabrik tidak bergantung lagi pada tenaga air dan dapat didirikan dimana saja.
Penemuan lainnya yang menunjang kemajuan industri adalah penemuan mesin-mesin pertekstilan. Penemuan di bidang tekstil ini didasarkan pada keinginan untuk memproses bahan tekstil secara cepat. Pada 1768, ilmuwan Richard Arkwright dan John Kay menemukan alat tenun yang dapat memproduksi dengan cepat (Flying Shuttle dan Water Frame). Temuan ini lebih maju dibandingkan temuan John Hargreaves, yaitu mesin pemintal yang dapat menghasilkan beberapa benang (Spinning Jenny). Mesin tersebut masih digerakkan oleh tenaga kuda dan tenaga air. Pada 1785, penemuan mesin tenun yang lebih otomatis (power loom) dibuat oleh Edmund Cartwright Menggunakan mesin uap.
Hasil temuan James Watt ternyata menjadi inspirasi bagi penemuan teknologi lainnya dalam bidang industri ataupun alat transportasi. Diantaranya adalah Henry cort, menemukan mesin pelebur bijih besi dengan bahan batu bara. Penemuan ini melahirkan temuan lain dalam bidang transportasi seperti kapal uap oleh Robert Fulton dan kereta api uap oleh George Stephenson.
Pada akhirnya, penemuan di bidang teknologi memiliki dampak yang luas di bidang industri sehingga produksi barang dapat diproses dengan cepat. Proses pendistribusian dan pemasaran barang-barang industri pun semakin lancar dan lebih mudah, ketika berkembangnya sarana jalan dan alat transportasi yang digerakkan oleh mesin.
Penemuan teknologi baru sangat besar peranannya dalam proses industrialisasi. Hal ini karena teknologi baru dapat mempermudah dan mempercepat kerja industri, melipatgandakan hasil produksi, dan menghemat biaya. Penemuan-penemuan yang penting antara lain sebagai berikut.
1. Kumparan terbang (flying shuttle) ciptaan John Kay (1733). Dengan alat ini proses pemintalan dapat berjalan secara cepat.
2. Mesin pemintal benang (spinning jenny) ciptaan James Hargreves (1767) dan Richard Arkwright (1769). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.
3. Mesin tenun (merupakan penyempurnaan dari kumparan terbang) ciptaan Edmund Cartwright (1785). Dengan alat ini hasilnya berlipat ganda.
4. Cottongin, alat pemisah biji kapas dari serabutnya ciptaan Whitney (1794). Dengan alat ini maka kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi.
5. Cap selinder ciptaan Thomas Bell (1785). Dengan alat ini kain putih dapat dilukis dengan pola kembang 200 kali lipat lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia.
6. Mesin uap, ciptaan James Watt (1769). Dari mesin uap ini dapat menciptakan berbagai peralatan besar yang menakjubkan, seperti lokomotif ciptaan Richard Trevethick (1804) yang kemudian disempurnakan oleh George Stephenson menjadi kereta api penumpang. Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap diciptakan oleh Robert Fulton (1814). Mesin uap merupakan inti dari revolusi industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai bapak revolusi industri I. Penemuan-penemuan baru selanjutnya, semakin lengkap dan semakin sempurna. Hal ini merupakan hasil revolusi industri II dan III, seperti mobil, pesawat terbang, industri kimia, dan lain sebagainya.
7. Tahun 1750 Abraham Darby menggunakan batu bara (cokes) untuk melelehkan besi demi mendapatkan nilai besi yang lebih sempurna.
8. Tahun 1802 Symington menemukan kapal kincir.
9. Tahun 1807 Robert Fulton membuat kapal api yang telah menggunakan baling-baling yang dapat menggerakkan kapal. Kapal itu diberi nama Clermont yang mengarungi lautan Atlantik pertama kali. Kapal ini berangkat dari Paris dan berlabuh di New York. Selanjutnya, Robert Fulton berhasil membuat kapal perang pertama (1814) yang telah digerakkan menggunakan mesin uap.
10. Tahun 1804 Richard Trevethick membuat kereta uap.
11. Tahun 1832 Samuel morse membuat telegraf.
12. Tahun 1872 Alexander Graham Bell membuat pesawat telepon.
13. Tahun 1887 Daimler membuat mobil.
14. Tahun 1903 Wilbur Wright dan Orville Wright membuat pesawat terbang.
Post a Comment for "Tahap Perkembangan Industri Pada saat Revolusi Industri"