Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Persatuan dan Perdamaian Tidak Mungkin Tercapai



       Siapa Anda? Apa Ras Anda? Apa Agama Anda atau Anda tidak beragama? Berasal Dari Manakah Anda? atau Anda berasal dari keluarga yang Kaya? atau Miskin? atau Sederhana? semua itu adalah hal yang sangat menyebalkan yang membuat dunia kita ini selalu bertengkar seperti anak balita berebut maian, mainan ini bisa berbentuk minyak, tanah, kekuasaan, jabatan dll apakah sepenting itu untuk mengejar dunia?! apakah mereka selalu ingin mengejar kenikmatan materiil, ada sebuah kenikmatan yang sejati kenikatan yang sangat luar biasa yang berasal dari hati .Salah satu kenikmatan hati yang sejati menurut saya seperti memiliki sebuah keluarga yang utuh, bahagia, saling melindungi satu-sama lain, saling mendukung satu-sama lain, saling mencintai satu sama lain yang kemudia akan terpisahkan oleh kematian dan akan berkumpul lagi di Surga kelak. Apakah mereka hanya mengincar kenikmatan yang hanya puluhan tahun di dunia?! apakah mereka tidak punya hati?! apakah mereka tidak punya keluarga?!

       Saya sebenarnya bingung mau memberi judul apa di artikel, ini tetapi saya ingin bercerita tentang perdamaian dan persatuan. Perang yang masih terus berkecamuk di timur tengah, teroris selalu dan terus bermunculan, dan orang-orang rasis sangat banyak di Eropa. Seperti apa kalian melihat dunia? atau mungkin kalian hanya sibuk melihat lingkungan rumah dan lingkungan kerja? saya tahu bahwa saya ini hanya anak ingusan yang tidak tahu mengenai kepentingan politik setiap negara, tidak tahu kepentingan militer dan tujuan setiap negara di dunia. Asal Anda tahu dunia tidak sedamai yang kita pikirkan.

       Kebersamaan dan persatuan akan terwujud apabila ada persamaan tujuan. Ingat bangsa Arya? berarti seharusnya ingat juga dengan sosok Adolf Hitler. Bangsa Arya adalah salah satu bangsa tertua di dunia, berasal dari India Utara dan Iran. Menurut sang Fuhrer, bangsa Arya adalah bangsa yang paling unggul dan bangsa Jerman adalah keturunan langsung dari bangsa Arya ini, lalu Hitler memilih lambang Swastika sebagai lambang Nazi, ini adalah sebuah teori yang cukup masuk akal. Hitler memiliki harga diri sebagai bangsa paling unggul ia juga memiliki dendam pribadi dengan bangsa Yahudi (tetapi ada yang mengatakan bahwa Hitler dengan paham Arya nya ini hanya untuk membangkitkan semangat dan harga diri rakyat Jerman yang tertindas oleh yahudi kala itu). Saya pernah membaca sebuah artikel yang menuliskan bahwa menurut Hitler ada 3 bangsa yang paling hebat di dunia yaitu Arya, Yahudi, dan Islam. Bangsa Arya dalam arti Arya Jerman sebelum Hitler memimpin, bangsa Jerman sangat tertindas dengan bangsa Yahudi. Yahudi memang cerdas dan licik hal tersebut yang mungkin menyebabkan yahudi mendominasi Jerman kala itu, melihat hal ini Hitler berusaha membangkitkan harga diri dan semangat Jerman lalu membantai, Yahudi ditambah lagi kekalahan Jerman dalam PD II yang menurut Hitler disebabkan oleh Yahudi membuat pembantaian ini semakin mengerikan.  Islam adalah bangsa yang kuat tetapi menurut Hitler Islam terlalu sering bertengkar dengan sesamanya dan mungkin ini ada benarnya setelah melihat keadaan negeri kita tercinta ini banyak sekali paham yang ekstrim bahkan ada yang menganggap bahwa hormat kepada bendera itu Haram lalu dimana jiwa Nasionalisme dan Patriotisme kalian? sehingga banyak yang bertikai dan menganggap masing masing yang paling benar, entahlah akan menjadi seperti apa negeri kita tercinta ini jika selalu bertengkar-bertengkar dan bertengkar.

       Amerika dalam hal ini Presiden Donald Trump secara resmi mengakui Yerussalem sebagai ibu kota Israel pada hari Rabu (6/12/2017) pada pengumumannya. Hal ini langsung mendapat sorotan di mata Internasional, mulai PBB, OKI (termasuk Indonesia), dan rivalnya yaitu Russia dalam hal ini adalah Presiden Vladimir Putin langsung menolak dengan keras hal ini. Semua negara menolak dengan tegas hal ini kecuali Amerika dan Israel tentunya. Semua kalangan ingin agar Palestina merdeka dan Yerussalem dijadikan ibu kotanya karena memang seperti itu seharusnya. Penolakan ini adalah sebuah kekuatan yang sangat besar untuk menentang suatu hal dan untuk mencapai tujuan yang sama. Seperti yang saya katakan, kebersamaan dan persatuan akan terwujud apabila ada persamaan tujuan. Seperti Indonesia merdeka karena ada persamaan tujuan di seluruh lapisan masyarakat, seluruh ras, seluruh agama, seluruh daerah menjadi satu untuk membuat sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tetapi ketika tujuan ini telah tercapai lalu saat ini kita mulai mementingkan kepentingan kita masing masing karena kita tidak memiliki musuh yang nyata seperti penjajah pada masa lalu dan ada kemungkinan bahwa kita akan terpecah belah hanya karena masalah sepele. 

       Jadi menurut saya sampai kapanpun, selama dunia masih memiliki perbedaan dalam artian masih ada anggapan bahwa "saya dan kamu berbeda/kami lebih bermartabat daripada kalian dll" sampai kapanpun tidak akan terjadi yang namanya persatuan. apabila dunia memiliki satu tujuan yang sama maka semua perbedaan akan dikesampingkan lalu bahu-membahu dan bersatu untuk mencapai tujuan itu, tetapi ketika tujuan itu tercapai maka lambat laun perpecahan dan kehancuran akan muncul lagi. Jadi perdamaian dunia mustahil untuk diraih. Jadi satu satunya jalan adalah memiliki hati yang lapang untuk menerima perbedaan masing-masing dan introspeksi bahwa kita semua sama, tidak ada yang lebih baik atau lebih hebat. Tetapi tetap saja akan ada beberapa golongan yang menolak hal ini jadi mungkin perdamaian dan persatuan sangat sulit dan bahkan mustahil untuk diraih, kalaupun dapat diraih pasti hanya sementara. Lalu untuk Indonesia bagaimana cara agar tetap bersatu dan utuh? kita harus mengesampingkan perbedaan karena kita adalah orang-orang yang memiliki hati seluas samudera, kita memiliki rasa persaudaraan yang erat karena NKRI adalah sebuah keluarga besar yang kuat dan hebat, kau dan aku adalah saudara, kita tidak boleh bertengkar karena jika kita selalu bertengkar maka kehancuran bangsa kita ini ada di depan mata.

       




Post a Comment for "Persatuan dan Perdamaian Tidak Mungkin Tercapai"