Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Misteri Hilangnya Supersemar

        Surat Perintah Sebelas Maret atau lebih familiar disebut dengan Supersemar adalah surat perintah yang ditulis langsung oleh Presiden Soekarno yang ditujukan kepada Letjen Soeharto untuk mengemban beberapa tugas penting yang tidak bisa dilakukan oleh Presiden Soekarno kala itu oleh beberapa sebab.

       Dalam buku sejarah yang saya miliki tertulis bahwa Supersemar memiliki inti untuk memberi kewenangan kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah pengamanan dan penertiban umum. Akan tetapi ada yang lebih ekstrim lagi yaitu Supersemar memiliki inti bahwa Soekarno menyerahkan jabatannya sebagai Presiden RI pertama kepada Letjen Soeharto untuk menjadi Presiden RI ke dua. Apakah ini adalah pernyataan yang salah? mungkin benar mungkin salah, karena apa. Sampai sekarang Surat Perintah Sebelas Maret masih belum ditemukan. 


Supersemar versi TNI AD

       Supersemar di atas adalah Supersemar yang banyak dipublikasikan dan banyak terdapat di buku-buku sejarah. Guru sejarah saya mengatakan bahwa versi asli Supersemar masih menjadi misteri hingga saat ini, hal ini juga berbanding lurus dengan sejarawan yang banyak mengatakan bahwa Supersemar yang asli masih tidak diketahui seperti apa bentuk, isi, atau jumlah lembarannya. Ada yang mengatakan bahwa versi asli dari Supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor sebanyak dua lembar, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa versi Supersemar yang kita ketahui sekarang ini adalah Supersemar yang asli. Tetapi apabila kita mencari Supersemar, kita mungkin juga akan menjumpai perbedaan antara Supersemar yang satu dengan yang lainnya yaitu perbedaan yang terletak pada simbol atau lambang bintang di atas tengah surat tersebut.


                                   


         Nah dalam beberapa buku terdapat Supersemar yang kanan (dengan bintang) dan yang kiri (tanpa bintang) lalu mana yang asli? yang kanan atau yang kiri? tetapi banyak pendapat mengatakan bahwa terdapat dua lembar Supersemar. Apabila Supersemar yang kita lihat di buku sejarah itu asli (tanpa duplikat) harusnya 100% memiliki bentuk dan isi yang sama.
       Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla yang merupakan teman dari seorang Jenderal pada masa Orde Baru yaitu Jenderal Andi Muhammad Jusuf Amir atau yang biasa dikenal dengan Jenderal Jusuf mengatakan bahwa Supersemar yang asli terakhir dipegang oleh Soeharto kala itu. Lalu kenapa pada saat itu masyarakat Indonesia tidak ada yang mengusut tentang hal ini? karena pada saat itu apabila ada yang bertingkah mencurigakan dan sedikit saja menentang Presiden akan "Dibereskan".





Jenderal Jusuf

       Lalu apakah sekarang masih ada kemungkinan bahwa Supersemar yang asli akan ditemukan? apakah Supersemar hanya rekayasa politik belaka untuk menjatuhkan Soekarno? apakah memang Supersemar berbunyi seperti yang dituliskan di buku-buku sejarah? lalu apakah Supersemar itu ada?


       Mungkin biarkan Supersemar tetap menjadi suatu yang misterius bagi bangsa ini, tetapikita juga harus berupaya untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya di setiap peristiwa yang ada di dunia ini, khususnya peristiwa sejarah bangsa terhebat di dunia yaitu Bangsa Indonesia.




       





Post a Comment for "Misteri Hilangnya Supersemar"