Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kekuatan Militer Indonesia Pada Masa Pemerintahan Soekarno


       Kekuatan militer kita saat ini masuk di urutan 15 besar dunia, tepatnya adalah menempati ranking ke 14 di dunia. Pasti kita akan berfikir ini adalah hal yang sangat membanggakan dan patut untuk diacungi jempol, memang ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan akan tetapi kita bangsa Indonesia pernah menempati posisi yang jauh lebih tinggi dari sekarang, jika menurut saya kurang lebih menempati peringkat 5 besar dunia!

       Kekuatan militer Indonesia mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Soekarno yaitu pada saat pembebasan Irian Barat dari cengkraman Belanda yang lebih kita kenanl dengan istilah Tri Komando Rakyat (TRIKORA) 19 Desember 1961 - 15 Agustus 1962. Pada saat itu Belanda, Amerika, Australia bahkan Dunia terkejut dengan kekuatan militer Indonesia yang amat sangat mengerikan.

       Sesuai hasil dari KMB (Konferensi Meja Bundar) Pemerintah Belanda harus mengembalikan Irian Barat kepada Pemerintah Indonesia. Tetapi Belanda tidak menunjukan itikad baik untuk mengembalikan Irian Barat, pada tahun 1962 Arogansi Belanda semakin memuncak dengan terus memperkuat Angkatan Peangnya di Irian Barat dan memasukan Irian Barat ke dalam wilayah kekuasaannya. Indonesia menjawab sikap Belanda dengan menasionalisasikan seluruh perusahaan Belanda di Indonesia pada tahun 1958. Melihat sikap Belanda yang semakin mengancam kedaulatan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1960 Pemerintah Indonesia resmi memutuskan hubungan diplomatik dengan Belanda dan pada tanggal 19 Desember 1961 Presiden Soekarno menyerukan pembebasan Irian Barat dengan Tri Komando Rakyat (TRIKORA).

TRI KOMANDO RAKYAT

Kami Presiden Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia dalam rangka politik konfrontasi dengan Belanda untuk membebaskan Irian Barat, telah memberikan instruksi kepada Angkatan Bersenjata untuk pada setiap waktu yang kami akan tetapkan menjalani tugas kewajiban membebaskan Irian Barat Tanah Air Indonesia dari belenggu kolonialisme Belanda.
Dan kini, oleh karena Belanda masih tetap mau melanjutkan kolonialisme di tanah air kita Irian Barat, dengan memecah belah Bangsa dan Tanah Air Indonesia, maka kami perintahkan rakyat Indonesia, juga yang berada di daerah Irian Barat, untuk melaksanakan Tri Komando sebagai berikut.
1. Gagalkan pembentukan "Negara Boneka Papua" buatan Belanda kolonial.
2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia.
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati perjuangan kemerdekaan Indonesia.


                                                                                                           Yogyakarta, 19 Desember 1961
                                                                                                  Presiden/Pangti APRI/PBR/Panglima
                                                                                                  Besar KOTI Pembebasan Irian Barat
                                                                                                                            Soekarno. 
Kronologi


  • Pada tanggal 13 Januari 1962 Indonesia menggelar operasi infiltrasi pertama dengan kode sandi    STC-9 (Satuan Tugas Chusus 9 Januari). Ini adalah misi rahasia yaitu penugasan kapal perang RI untuk menyusupkan pasukan RI ke Irian Barat. 
  • 15 Januari 1962 pada pukul 18.30 konvoi kapal perang Indonesia (STC-9) yang terdiri dari tiga kapal yaitu RI Macan Tutul, RI Macan Kumbang, RI Harimau memasuki Laut Aru. 
  • Pukul 20.45 WITA keberadaan kapal indonesia terdeteksi oleh pesawat Neptune angkatan laut Belanda. 
  • 3 kapal perang Belanda yaitu Hr.Ms. Eversten, Hr.Ms. Utrecht, dan Hr.Ms. Kortenaer bergerak untuk melakukan penghadangan. 
  • Pukul 21.00 WITA pertempuran pecah di Laut Aru, pesawat pemburu Neptune menyerang konvoi kapal perang Indonesia. 

Pertarungan berlangsung sengit dan tidak seimbang antara Indonesia dan belanda yang lebih mengerahkan banyak alutsista daripada Indonesia yang hanya 3 kapal perang.


  • RI Macan Tutul yang dipimpin oleh Komondor Yos Sudarso terus maju menyerang kapal Fregat Hr.Ms Eversten.
  • Tetapi pukul 22.10 WITA tembakan kapal Fregat Hr.Ms Eversten tepat mengenai Kapal RI Macan Tutul . 
  • Pukul 22.08 WITA terdengar melalui radio yaitu Komondor Yos Sudarso memberikan Perintah heroik pembakar semangat "KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN!!!". 
  • Pukul 22.50 WITA RI Macan Tutul tenggelam dan Komondor Yos Sudarso bersama 29 awak kapal Gugur dalam pertempuran sebagai PAHLAWAN KUSUMA BANGSA.


Komondor Yos Sudarso

       Tenggelamnya Ri Macan Tutul membuat Indonesia mempersiapkan serangan balasan besar besaran untuk mengusir Belanda dari irian Barat. Indonesia mengerahkan 16.000 pasukan, ratusan kendaraan tempur, pesawat tempur, dan kapal tempur dalam Operasi Trikora. Operasi Trikora adalah operasi amphibi terbesar sepangjang sejarah Bangsa Indonesia.























Operasi Infiltrasi Laut



Pengerahan Puluhan Tank Amphibi PT-76






Operasi Infiltrasi Udara Penerjunan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Pasukan Gerak Cepat, Pasukan Raider, dan Pasukan Para Komando BROMOB

Ratusan pesawat tempur canggih AURI siap menggempur kekuatan militer Belanda di Irian Barat


Puluhan Pesawat Tempur F-51 Mustang (salah satu pesawat tempur paling mengerikan pada saat World War 2). Pesawat ini sebenarnya adalah pesawat yang diberi oleh belanda saat kolonialisasi di Indonesia tetapi pada akhirnya malah digunakan untuk menyerang Belanda.








       Puluhan Pesawat Pembom Pemburu B-25 Mitchel





Pesawat seri Mig yaitu : 49 Pesawat Sergap MiG-17,10 Pesawat Pemburu Sergap MiG-19, 
20 Pesawat Pemburu MiG-21, 30 Pesawat Jet MiG-15

22 Pesawat Pembom Ringan Ilyushin Il-28 buatan Soviet









26 Pesawat Pembom Strategis jarak jauh Tupolev-16 buatan Soviet
Pada masa itu hanya ada 4 negara saja yang memiliki pesawat pembom strategis jarak jauh yaitu Uni Soviet, Amerika, Inggris, dan Indonesia














Satu kapal perang super besar dan canggih pada masanya sang penghancur yaitu RI Irian 201 
dengan bobot 16.640 ton, kapal ini memuat awak sebanyak 1.270 awak dan kapal ini adalah kapal terbesar yang pernah dimiliki oleh indonesia. Kapal perang ini adalah buatan Soviet dan hanya kepada Indonesia saja Soviet mau menjual kapal canggih ini




12 unit kapal selam Whiskey
Terdiri dari RI Tjakra 401, RI Nanggala 402, RI Nagabanda 403, RI Trisula 404, RI Nagarangsang 405, RI Tjandrasa 406, RI Alugoro 407, RI Tjundamani 408, RI Widjandanu 409, RI Pasopati 410, RI Hendradjala 411, RI Brahmasta 412.
Dengan pertempuran inilah militer Indonesia dikenal dunia dan menjadi negara terkuat di belahan bumi bagian selatan.


Pidato Bung Karno pada saat Trikora

       Dunia Internasional sangat terkejut dengan kekuatan militer Indonesia yang dalam waktu singkat dapat mengepung Belanda di Irian Barat. Karena takut dan tahu jika pertempuran dilanjutkan maka Belanda akan hancur lebur maka akhirnya Belanda dan sekutunya yaitu Amerika dan Australia menyelenggarakan perundingan di markas besar PBB tanggal 15 Agustus 1962 yang menghasilkan Persetujuan New York (bisa dilihat betapa pengecutnya mereka!).

Isi pokok Persetujuan New York adalah "Penyerahan wilayah Papua Barat pada PBB (UNTEA) untuk selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Indonesia yang sebelumnya harus diadakan proses penentuan pendapat rakyat (PERPERA) yang diselenggarakan sebelum tahun 1969"
Pada tanggal 1 Mei 1963 UNTEA menyerahkan pemerintahan Irian Barat kepada pemerintah Republik Indonesia.
Melalui PERPERA pada tahun 1969 Irian Barat akhirnya kembali ke pangkuan Negara terkuat di dunia yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.



“KITA BANGSA BESAR, KITA BUKAN BANGSA TEMPE. KITA TIDAK AKAN MENGEMIS. KITA TIDAK AKAN MINTA-MINTA, APALAGI BANTUAN ITU DIEMBEL-EMBELI DENGAN SYARAT INI SYARAT ITU. LEBIH BAIK KITA MAKAN GAPLEK, TETAPI MERDEKA DARIPADA MAKAN BISTIK TETAPI MENJADI BUDAK"



                                                                                                                             17 Agustus 1963
                                                                                                                                Ir. Soekarno

Tri Komando Rakyat

       





       

       


       

1 comment for "Kekuatan Militer Indonesia Pada Masa Pemerintahan Soekarno"

  1. Prediksi HK malam ini :

    Angka Main HONGKONG : 85627 BB

    Jaga BB Colok bebas HONGKONG : 8 5

    Colok Macau 2D HONGKONG : 85 62 BB

    Angka Jadi 2D Bom Bandar HONGKONG :

    85*86*82*87*58*56*52*57*68*65*62*67*28*25*26*27*78*75*76*72*

    Main Ganjil Genap HONGKONG : GENAP

    Main Besar Kecil HONGKONG : KECIL

    Prediksi Togel Terlengkap

    Prediksi gratis tanpa mahar

    ReplyDelete